Pipa HDPE merupakan salah satu jenis pipa yang dijadikan sebagai favorit untuk instalasi saluran air bersih. Sebab pipa ini mempunyai sifat yang kuat, elastis, tahan lama, dan tahan panas, sehingga tidak mudah menyebabkan pencemaran senyawa berbahaya pada air. Meski begitu, mapping instalasi perpipaan tetap harus mempertimbangkan perawatan agar tidak mudah rusak. Berikut cara merawat instalasi pipa HDPE.
Cara Perawatan Mapping Instalasi Pipa HDPE
baca juga: Mengenal 3 Teknik Penyambungan Pipa HDPE, Anti Bocor!
1. Persiapan dan Mapping yang Tepat
Bukan hanya melakukan perawatan setelah instalasi selesai dilakukan, namun dari awal persiapan pemasangannya pun harus diperhatikan dengan baik. Melakukan persiapan dan mapping instalasi perpipaan yang tepat, akan membuat anda mengetahui apa saja yang bisa dilakukan dan tidak boleh dilakukan terhadap bagian tertentu pada instalasi tersebut.
Dengan begitu anda bisa mengurangi risiko terjadinya kerusakan karena ketidaktahuan. Adapun yang perlu dilakukan dalam tahap persiapan antara lain mencari tahu ukuran pipa yang dibutuhkan, jumlah sambungan pipa HDPE, kebutuhan aksesoris pipa, dan lain sebagainya.
2. Pasang Mesin dan Instalasi yang Tepat
Berikutnya, cara merawat instalasi pipa HDPE memerlukan perhatian lebih pada proses pemasangannya. Pemasangan instalasi menjadi salah satu bagian terpenting dalam melakukan pemeliharaan. Karena pemasangan yang tidak tepat tentunya akan membuat instalasi juga mudah mengalami kerusakan nantinya.
Tentu pipa HDPE dan fitting yang digunakan pun harus sesuai dengan kebutuhan dan perencanaan yang sudah ditentukan sebelumnya. Misalnya untuk jenis tekanan PN 10, maka anda perlu menggunakan jenis fitting dengan PN 10. Selain itu jenis pipa yang digunakan harus cocok dengan karakter mesin dan tekanan yang ada.
3. Jauhkan dari Benda Runcing
Jika instalasi pipa terkena benda runcing, maka ini nantinya dapat memperpendek umur penggunaannya. Meski efeknya memang tidak secara langsung, namun dalam jangka panjang tetap bisa menyebabkan kerusakan. Jadi sebisa mungkin anda perlu menjauhkannya dari benda benda runcing di sekitar sebagai cara merawat instalasi pipa HDPE.

4. Jangan Tertindih Material Berat
Selain tidak boleh terkena benda runcing, instalasi pipa HDPE juga sebaiknya tidak sampai tertindih oleh material yang berat. Karena efek yang diberikan kurang lebih sama, mampu memperpendek usia pakai instalasi perpipaan. Dan efeknya tersebut dalam jangka panjang, jadi mungkin sekarang anda tidak melihat secara langsung dampaknya. Namun beberapa tahun setelahnya instalasi akan rusak sebelum waktunya.
5. Jauhkan dari Komponen Berbahan Besi
Meskipun pipa HDPE terkenal mempunyai kekuatan yang cukup, namun korosi pada besi sedikit banyak mampu memberikan efek kerusakan pada permukaan pipa. Bahkan lama kelamaan dapat berdampak pula pada instalasi mesinnya. Sebab jika permukaan pipa sudah mengalami kerusakan, tidak bisa dipungkiri jika lambat laun mesin pun mulai berjalan tidak semestinya seperti sebelumnya.
Oleh karena itu, ada baiknya anda menjauhkan instalasi pipa HDPE dari komponen berbahan besi. Karena gesekan dengan unsur besi dapat membuat pipa cepat mengalami kerusakan. Khususnya jika besi tersebut sudah mengalami korosi. Meski terdengar sepele, cara merawat instalasi pipa HDPE ini tidak boleh diabaikan. Sebab anda mungkin tidak menyadari bahwa besi yang berada dekat instalasi ternyata sudah korosi.
Demikian beberapa hal yang dapat dilakukan untuk merawat instalasi pipa HDPE. Dengan melakukan perawatan yang tepat, maka anda berkontribusi dalam menjaga ketahanan pipa yang dikenal cukup kuat. Sehingga instalasi pipa tersebut bisa terus digunakan hingga bertahun tahun lamanya, bahkan mencapai 50 tahun tanpa kerusakan. Jadi air yang mengalir melalui pipa juga tidak akan terkontaminasi.
















